![]() |
| Fans sepakbola di London saat menyaksikan siaran 3D antara Arsenal dan MU (dailymail.co.uk) |
VIVAnews - Menurut Ubisoft, salah satu perusahaan penerbit game terbesar di dunia, meningkatnya permintaan video game tiga dimensi (3D) pada gilirannya akan mendorong penyerapan TV 3D secara luas.
Head of marketing Ubisoft di Inggris, Murray Pannel mengatakan, televisi 3D akan ada hampir di setiap rumah di Inggris. "Mulanya akan lambat, tapi nanti situasinya sama seperti ketika televisi HD (high-definition) baru muncul," katanya pada IT Pro Portal, Selasa 13 Juli 2010.
"Saya tidak akan memungkiri jika tiga tahun lagi televisi 3D akan terpasang di tiap rumah," katanya optimistis.
Meski perlahan-lahan, para pengembang game kini mulai mendukung revolusi 3D dari belakang layar. Update firmware pada konsol Sony PlayStation 3 pun telah tersedia untuk mendukung game-game 3D.
Tak mau ketinggalan, konsol 3D genggam besutan Nintendo, Nintendo 3DS, juga menjanjikan permainan tanpa membutuhkan kacamata 3D.
Ubisoft mengestimasi, dari total game yang beredar pada 2012, sekitar 50 persen hadir dengan format 3D seiring meluasnya pengalaman 3D di pasar.
"Saya kira, pada 2011, kita akan melihat sekitar 15-20 persen game yang beredar di pasar adalah game 3D," ucap Yves Gillemot, chief executive Ubisoft. "Dan, akan tumbuh menjadi 50 persen di tahun berikutnya."







0 komentar:
Posting Komentar